Benarkah Sering Bercinta Saat Hamil Tua Bantu Permudah Proses Persalinan?

Pernah denger kalau sering bercinta saat lagi hamil apalagi hamil tua akan membantu memudahkan dalam persalinan. Bener gitu??

Hal ini yang dipercayai oleh Olla Ramlan, sekitar dua bulan lagi Olla akan menjalani proses persalinan. Pada saat hamil tua seperti ini, Olla mengaku kerap "berhubungan seksual" dengan suaminya.Dia pun tak merasa khawatir masih menjalani aktivitas seksual saat hamil.
"Bercinta? Iya (pas hamil) masih, enggak ada masalah, Selama masih bisa enggak apa-apa. Selama ini masih bercinta (walau hamil),"" dikutip dari Okezone.

Benarkah Bercinta Saat hamil tua membantu memudahkan Persalinan?? Berikut penjelasannya.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Bunda dr. Ivan Sini mengatakan, sebenarnya bercinta saat hamil tua bukan membantu memperlebar jalan lahir sehingga memudahkan proses persalinan. Akan tetapi aktivitas bercinta memungkinkan adanya stimulasi puting yang membuat tubuh mengeluarkan hormon oksitoksin.
Olla Ramlan

"Hormon oksitoksin ini dapat merangsang kontraksi menjelang melahirkan, maka tentu dapat mempermudah prosesnya," tutur Ivan dalam seminar bertajuk 'Risiko Setelah Melahirkan: Apa yang Tidak Anda Ketahui dan Wajib Diketahui' yang diadakan oleh Dermatix dan RS Bunda Jakarta, Rabu (12/6/2013) lalu di Jakarta.

Selain berpotensi memudahkan proses persalinan, bercinta juga dapat memberikan keuntungan-keuntungan lain. Seperti yang dipaparkan dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr. UF Bagazi dari Brawijaya Woman & Children Hospital, aktif bercinta selama hamil dapat meningkatkan keintiman, meningkatkan sirkulasi darah, meringankan rasa nyeri, menghaluskan kulit, hingga membakar lemak.

Kendati menguntungkan, namun bercinta saat hamil harus dilakukan dengan hati-hati. Hal ini dikarenakan kondisi wanita hamil memiliki perbedaan dengan saat tidak hamil, baik anatomi maupun fisiologis. Oleh karena itu demi keamanan baik ibu maupun janin, pasangan yang bercinta harus mematuhi beberapa syarat.

Syarat-syarat tersebut antara lain kandungan sehat, tidak memiliki riwayat keguguran, bukan kehamilan ganda, menggunakan posisi berhubungan yang tidak membahayakan, serta mengindari seks oral. (sumber: health.Kompas.com) Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: